Puskesmas Pembantu Desa Batu Belah Siantan Timur

Beranda » Kegiatan Eksternal » Posyandu dan Pengobatan Keliling di Wilayah Desa Batu Belah

Posyandu dan Pengobatan Keliling di Wilayah Desa Batu Belah

Blog Stats

  • 38,466 hits

BATU BELAH. Hari Sabtu tanggal 18 Juni 2011 diadakan acara Posyandu dan Pengobatan Keliling oleh Puskesmas Siantan Timur ke beberapa wilayah di Desa Batu Belah. Wilayah yang dikunjungi yaitu Mentalip, Etang, Air Putih, dan Penebung. Tenaga kesehatan yang diterjunkan terdiri dari 7 orang yaitu 1 orang dokter, 1 orang bidan, 3 orang perawat, dan 2 orang petugas kapal puskesmas keliling (puskel). Karena wilayah yang dikunjungi termasuk wilayah Desa Batu Belah, maka dokter yang turun ke lapangan adalah dokter keluarga Desa Batu Belah.

Kami berangkat pukul 08.00 membawa peralatan dan obat-obatan lengkap dari Puskesmas Siantan Timur. Perjalanan ditempuh dengan kapal puskel Puskesmas Siantan Timur dimulai dari Nyamuk ke Mentalip. Bulan Juni adalah sedang kuat-kuatnya angin selatan di perairan Anambas. Beberapa menit perjalanan dari Nyamuk, terasa goyangan kuat akibat hantaman gelombang pada lambung puskel. Puskel bergoyang ke kanan dan kiri semakin lama semakin cepat dan kuat. Di laut tampak gelombang setinggi 50 cm dan pompong lain pun terlihat terombang-ambing digoyang gelombang laut akibat angina selatan. Beberapa awak puskel termasuk saya sempat pusing-pusing namun tidak sampai mabuk laut. Untung medan laut yang tidak nyaman tersebut segera terlewati. Kami pun memasuki wilayah Mentalip dan segera merapat di rumah Ketua Rukun Tetangga (RT). Tak lama berselang, masyarakat Mentalip berduyun-duyun datang ke rumah Ketua RT untuk mengikuti kegiatan Posyandu dan Pengobatan Keliling.

Selesai di mentalip, kami pun melanjutkan perjalanan ke Etang. Perjalanan ke Etang relatif lancar tidak seperti sebelumnya. Di etang, puskel harus mengunjungi rumah per rumah karena belum ada jalan darat yang menghubungkan rumah ke rumah. Hampir semua rumah di Etang berada di atas laut dan terpisah-pisah. Dibandingkan dengan di Mentalip, masyarakat di Etang yang mengikuti Posyandu dan Pengobatan lebih sedikit. Kami melanjutkan perjalanan ke Jerepik. Kami pun singgah di satu rumah dan istirahat untuk shalat dan makan siang. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Air Putih.

Di Air Putih, masyarakat yang datang ke Posyandu dan Pengobatan Keliling sangat sedikit. Hal tersebut dikarenakan terputusnya informasi mengenai kegiatan Posyandu dan Pengobatan Keliling ini sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa ada Posyandu dan Pengobatan Keliling pada hari itu.

Kami singgah di Air Putih tidak lama, kemudian segera melanjutkan perjalanan ke Penebung. Perjalanan dari Air Putih ke Penebung gelombang kembali meninggi disertai tiupan angin selatan yang kuat. Angin tersebut tidak hanya kuat tapi lembab karena banyak mengandung uap air. Badan saya terasa seperti masuk angin. Di tempat terakhir ini terlihat masyarakatnya yang paling antusias. Beberapa dari petugas kesehatan bahkan harus berjalan ke ujung pulau untuk mengunjungi pasien sakit yang tidak dapat berjalan. Kegiatan Posyandu di Penebung baru selesai pukul 17.30. Awak puskel semua kembali ke Nyamuk kecuali saya yang diturunkan lebih awal di Pulau Batu Belah. Sampai jumpa di cerita Posyandu dan Pengobatan Keliling selanjutnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: